<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PMKP &#8211; Rumah Sakit Islam Wonosobo</title>
	<atom:link href="https://www.rsiwonosobo.com/category/berita/pmkp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.rsiwonosobo.com</link>
	<description>Melayani Adalah Ibadah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jan 2023 13:10:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/09/cropped-LOGO-KECIL-RSI-32x32.png</url>
	<title>PMKP &#8211; Rumah Sakit Islam Wonosobo</title>
	<link>https://www.rsiwonosobo.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Data Publikasi Indikator Nasional Mutu (INM) RSI Wonosobo Triwulan III Tahun 2022</title>
		<link>https://www.rsiwonosobo.com/data-publikasi-indikator-nasional-mutu-inm-rsi-wonosobo-triwulan-iii-tahun-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rsi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2022 07:06:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PMKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rsiwonosobo.com/?p=2463</guid>

					<description><![CDATA[Data Publikasi Indikator Nasional Mutu (INM) RSI Wonosobo Triwulan III Tahun 2022 1. Kepatuhan Kebersihan tangan Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alkohol (handrub) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: left;"><strong>Data Publikasi Indikator Nasional Mutu (INM) </strong><strong>RSI Wonosobo Triwulan III Tahun 2022</strong></h4>
<p style="text-align: left;">1. Kepatuhan Kebersihan tangan<a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kebersihan-tangan.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-2465 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kebersihan-tangan.jpg" alt="" width="505" height="303" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kebersihan-tangan.jpg 970w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kebersihan-tangan-300x180.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kebersihan-tangan-768x460.jpg 768w" sizes="(max-width: 505px) 100vw, 505px" /></a></p>
<p>Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alkohol (handrub) dalam 6 langkah (WHO,2009). Kebersihan tangan merupakan salah satu kunci untuk mengurangi risiko infeksi. Kepatuhan kebersihan tangan diukur melalui audit kepada petugas yang memberikan asuhan kepada pasien dilihat dari kepatuhan cuci tangan 5 (lima) moment dan ketepatan 6 langkah cuci tangan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa angka kepatuhan kebersihan tangan petugas pada triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 sudah mencapai standar 85% namun mengalami penurunan pencapaian dibandingkan dengan Triwulan II (April s/d Juni) tahun 2022.</p>
<p>2. Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepatuhan-alat-pelindung-diri.png"><img decoding="async" class="alignnone wp-image-2466" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepatuhan-alat-pelindung-diri.png" alt="" width="500" height="304" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepatuhan-alat-pelindung-diri.png 953w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepatuhan-alat-pelindung-diri-300x182.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepatuhan-alat-pelindung-diri-768x467.png 768w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa angka kepatuhan penggunaan APD (alat pelindung diri) pada Triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 di RSI Wonosobo belum mencapai standar 100% namun mengalami peningkatan pencapaian dibandingkan dengan Triwulan II (April s/d Juni) tahun 2022.</p>
<p>3. Kepatuhan Identifikasi Pasien</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/Screenshot-36.png"><img decoding="async" class="alignnone wp-image-2478" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/Screenshot-36.png" alt="" width="503" height="263" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/Screenshot-36.png 721w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/Screenshot-36-300x157.png 300w" sizes="(max-width: 503px) 100vw, 503px" /></a></p>
<p>Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yaitu nama, nomor rekam medis dan tanggal lahir pasien. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien sudah mencapai standar yang telah ditetapkan selama tahun 2021 sampai 2022.</p>
<p>4. Waktu Tanggap Operasi Seksio Sesarea Emergensi</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/secksio-caesarea-emergency-.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2468" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/secksio-caesarea-emergency-.jpg" alt="" width="500" height="300" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/secksio-caesarea-emergency-.jpg 723w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/secksio-caesarea-emergency--300x180.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Waktu tanggap operasi seksio sesarea emergensi adalah waktu yang dibutuhkan pasien untuk mendapatkan tindakan seksio sesarea emergensi sejak diputuskan operasi sampai dimulainya insisi operasi di kamar operasi yaitu &lt;30 menit. Dari grafik diatas menunjukkan bahwa angka waktu tanggap operasi seksio sesarea emergensi pada triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 belum mencapai standar 80%. Namun demikian, pencapaian pada triwulan III tahun 2022 mengalami peningkatan dibandingan dengan periode sebelumnya.</p>
<p>5. Waktu Tunggu Rawat Jalan</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/waktu-tunggu-rawat-jalan.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2469" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/waktu-tunggu-rawat-jalan.jpg" alt="" width="502" height="283" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/waktu-tunggu-rawat-jalan.jpg 773w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/waktu-tunggu-rawat-jalan-300x169.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/waktu-tunggu-rawat-jalan-768x433.jpg 768w" sizes="(max-width: 502px) 100vw, 502px" /></a></p>
<p>Waktu tunggu rawat jalan sesuai dengan standar yaitu &lt;60 menit sejak pasien daftar sampai dengan mendapat pelayanan dokter. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu tunggu rawat jalan pada Triwulan III tahun 2022 di RSI Wonosobo masih jauh dari standar, namun mengalami peningkatan pencapaian dibandingan dengan periode tahun 2021. Rentang waktu yang cukup lama antara waktu pendaftaran dan waktu pelayanan dokter dikarenakan RSI Wonosobo merupakan RS swasta yang sebagian besar dokter adalah dokter tamu/<em>part timer</em>.</p>
<p>6. Penundaan Operasi Elektif</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/penundaan-operasi-elektif.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2470" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/penundaan-operasi-elektif.jpg" alt="" width="505" height="275" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/penundaan-operasi-elektif.jpg 753w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/penundaan-operasi-elektif-300x163.jpg 300w" sizes="(max-width: 505px) 100vw, 505px" /></a></p>
<p>Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang direncanakan. Jenis penundaan yang dimaksud yaitu penundaan yang bukan karena indikasi medis. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa penundaan operasi elektif di RSI Wonosobo sebesar 0% pada tahun 2022 dan tahun lalu 2021, hal ini menunjukkan bahwa penundaan operasi elektif sudah mencapai standar.</p>
<p>7. Kepatuhan Waktu <em>Visite </em>Dokter</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/visite-dokter.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2471" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/visite-dokter.jpg" alt="" width="501" height="348" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/visite-dokter.jpg 594w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/visite-dokter-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 501px) 100vw, 501px" /></a></p>
<p>Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis sebagai DPJP adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari sebelum jam 14.00. Dari grafik di atas kita dapat melihat bahwa kepatuhan jam visite dokter di RSI Wonosobo belum mencapai standar. Pencapaian pada Triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 berkisar antara 67%-72% menurun dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun tahun 2021 yaitu 67%-74%.</p>
<p>8. Pelaporan hasil kritis Laboratorium</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/laboratuorium.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2472" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/laboratuorium.jpg" alt="" width="507" height="275" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/laboratuorium.jpg 597w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/laboratuorium-300x163.jpg 300w" sizes="(max-width: 507px) 100vw, 507px" /></a></p>
<p>Waktu lapor hasil tes kritis laboratorium adalah waktu yang diperlukan untuk memberikan jawaban kepada dokter yang mengirim setelah keluar hasil pemeriksaan dan mulai dibaca oleh Dokter/Analis Laboratorium sampai hasilnya diterima oleh dokter yang mengirim (lisan atau tulisan). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium pada Triwulan III tahun 2022 sudah mencapai standar yaitu 100%. Pencapaian tersebut konsisten selama tahun 2021 sampai 2022.</p>
<p>9. Kepatuhan Penggunaan Formularium nasional</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/formularium-nasional.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2473" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/formularium-nasional.jpg" alt="" width="500" height="276" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/formularium-nasional.jpg 894w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/formularium-nasional-300x165.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/formularium-nasional-768x424.jpg 768w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></a></p>
<p>Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional adalah kepatuhan para dokter meresepkan obat kepada pasien sesuai dengan daftar obat-obatan Formularium Nasional. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap formularium nasional sudah mencapai standar. Pencapaian pada Triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 berkisar antara 95% s/d 97%, mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun 2021.</p>
<p>10. Kepatuhan Terhadap Alur Klinis (<em>Clinical Pathway</em>)</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/CP.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2474" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/CP.png" alt="" width="502" height="276" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/CP.png 591w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/CP-300x165.png 300w" sizes="(max-width: 502px) 100vw, 502px" /></a></p>
<p>Kepatuhan terhadap <em>clinical pathway</em> adalah proses pelayanan secara terintegrasi yang diberikan Profesional Pemberi Asuhan (PPA) kepada pasien yang sesuai dengan <em>clinical pathway</em> yang ditetapkan Rumah Sakit. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap alur klinis pada Triwulan III tahun 2022 sudah mencapai standar 80%.</p>
<p>11. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/resiko-jatuh.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2475" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/resiko-jatuh.jpg" alt="" width="506" height="267" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/resiko-jatuh.jpg 939w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/resiko-jatuh-300x158.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/resiko-jatuh-768x405.jpg 768w" sizes="(max-width: 506px) 100vw, 506px" /></a></p>
<p>Kepatuhan upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh pada pasien rawat inap yaitu kepatuhan dalam melaksanakan seluruh upaya pencegahan jatuh pada pasien yang berisiko sesuai dengan standar yang ditetapkan. Berdasarkan grafik di atas angka kepatuhan selama Triwulan III (Juli s/d September) tahun 2022 sebesar 100%, sudah mencapai standar yang telah ditetapkan dan sama dengan periode tahun sebelumnya.</p>
<p>12. Kecepatan Waktu Tanggap Komplain</p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/tanggap-komplain-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-2479" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/tanggap-komplain-1.jpg" alt="" width="505" height="299" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/tanggap-komplain-1.jpg 898w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/tanggap-komplain-1-300x178.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/tanggap-komplain-1-768x455.jpg 768w" sizes="(max-width: 505px) 100vw, 505px" /></a></p>
<p>Kecepatan respon terhadap komplain adalah kecepatan Rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis atau lisan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kecepatan respon terhadap komplain selama tahun 2022 mencapai angka 100% dan sudah mencapai standar yang telah ditetapkan. Pencapaian tersebut konsisten selama 2 tahun terakhir.</p>
<p>13. Kepuasan Pasien<a href="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepuasan-pasien-1.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-2480 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepuasan-pasien-1.jpg" alt="" width="504" height="278" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepuasan-pasien-1.jpg 962w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepuasan-pasien-1-300x166.jpg 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2022/11/kepuasan-pasien-1-768x424.jpg 768w" sizes="(max-width: 504px) 100vw, 504px" /></a></p>
<p>Kepuasan pasien dan keluarga harus selalu diukur untuk mengetahui seberapa jauh pelayanan yang diberikan kepada pasien dan keluarga. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepuasan pasien di tahun 2022 dan 2021 sudah mencapai standar yang telah ditetapkan yaitu 80%.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Publikasi Indikator Mutu Triwulan III 2019</title>
		<link>https://www.rsiwonosobo.com/data-publikasi-indikator-mutu-triwulan-iii-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rsi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 08:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PMKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rsiwonosobo.com/?p=1059</guid>

					<description><![CDATA[1. Kepatuhan Identifikasi Pasien Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%. 2. Emergency Respon Time (Waktu Tanggap Pelayanan Gawatdarurat ≤ [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>1. Kepatuhan Identifikasi Pasien</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1065 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-2-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-2-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-2.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%.</p>
<p>2. Emergency Respon Time (Waktu Tanggap Pelayanan Gawatdarurat ≤ 5 menit)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1066 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-waktu-300x180.png" alt="" width="362" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-waktu-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-waktu.png 481w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></p>
<p>Emergency Response Time (Waktu tanggap) adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien dilakukan Triage di IGD sampai mendapat pelayanan dokter. Standar waktu tanggap pelayanan gawat darurat adalah ≤5 menit. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu tanggap pelayanan gawat darurat di RSI Wonosobo belum mencapai standar. Bulan Juli mencapai angka 93.55% kemudian naik pada bulan Agustus menjadi 95.16% dan pada bulan September telah mencapai standar yaitu sebesar 100%.</p>
<p>3. Penundaan Operasi Elektif</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1067 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan-1-300x180.png" alt="" width="363" height="218" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan-1.png 481w" sizes="(max-width: 363px) 100vw, 363px" /></p>
<p>Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang direncanakan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa penundaan operasi elektif di RSI Wonosobo mencapai 0%. Hal ini berarti bahwa tidak terjadi penundaan operasi elektif selama bulan Juli-September tahun 2019.</p>
<p>4. Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1068 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan-1-300x180.png" alt="" width="362" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan-1.png 481w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></p>
<p>Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis sebagai DPJP adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari sebelum jam 14.00. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan jam visite dokter selama bulan Juli-September masih di bawah standar nasional. Bulan Juli angka kepatuhan sebesar 66.17%, kemudian naik pada bulan Agutsus dan September menjadi 66.78% dan 70.83%.</p>
<p>5. Waktu Lapor Hasil Tes Kritis laboratorium</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1069 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu-1-300x180.png" alt="" width="362" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu-1.png 481w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></p>
<p>Waktu lapor hasil tes kritis laboratorium adalah waktu yang diperlukan untuk memberikan jawaban kepada dokter yang mengirim setelah keluar hasil pemeriksaan dan mulai dibaca oleh Dokter/Analis Laboratorium sampai hasilnya diterima oleh dokter yang mengirim (lisan atau tulisan). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium sudah mencapai standar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium tidak lebih dari 30 menit.</p>
<p>6. Kepatuhan Cuci Tangan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1060 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-2-300x180.png" alt="" width="362" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-2-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-2.png 481w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></p>
<p>Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alkohol (handrub) dalam 6 langkah (WHO,2009). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan cuci tangan petugas sudah mencapai standar 80%. Angka kepatuhan cuci tangan pada bulan Juli mencapai 84.98% kemudian bulan Agustus mencapai 83.71% dan bulan September sebesar 82%.</p>
<p>7. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1061 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan-1-300x180.png" alt="" width="361" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan-1.png 481w" sizes="(max-width: 361px) 100vw, 361px" /></p>
<p>Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap merupakan upaya-upaya yang digunakan untuk mengurangi insiden pasien jatuh. Disebut patuh apabila melaksanakan seluruh upaya pencegahan jatuh pada pasien yang berisiko sesuai dengan standar. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan petugas dalam upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh belum mencapai 100%. Bulan Juli pencapaian sebesar 98.82% kemudian bulan Agustus sebesar 98.54% dan bulan September sebesar 98.54%. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman petugas dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada pasien geriatric dan pasien anak &lt; 3 tahun.</p>
<p>8. Kepatuhan Terhadap Clinical Pathway</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1062 aligncenter" style="color: #82868b;" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepatuhan-300x210.png" alt="" width="363" height="254" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepatuhan-300x210.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepatuhan.png 418w" sizes="(max-width: 363px) 100vw, 363px" /></p>
<p>Kepatuhan terhadap clinical pathway adalah kepatuhan para staf medis/ DPJP dalam menggunakan clinical pathway untuk memberikan asuhan klinis pasien secara terstandarisasi dan terintegrasi sehingga dapat meminimalkan adanya variasi proses asuhan klinis. Aspek yang dinilai dalam kepatuhan CP yaitu hari rawat (LOS), penggunaan obat dan edukasi kepada pasien. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa dari ketiga aspek yang dinilai menunjukkan bahwa angka kepatuhan terhadap CP sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa variasi dalam memberikan asuhan kepada pasien sudah berkurang dan telah mencapai standar nasional.</p>
<p>9. Kepuasan Pasien dan Keluarga</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1063 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kepuasan-300x182.png" alt="" width="361" height="219" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kepuasan-300x182.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kepuasan.png 481w" sizes="(max-width: 361px) 100vw, 361px" /></p>
<p>Kepuasan adalah pernyataan tentang persepsi pelanggan terhadap jasa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila pelayanan yang diberikan sesuai atau melampaui harapan pelanggan. Hal ini dapat diketahui dengan melakukan survei kepuasan pelanggan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepuasan pasien dan keluarga di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 80%. Angka kepuasan bulan Juli sebesar 88.43%, bulan Agustus naik menjadi 91.84% dan pada bulan September sebesar 93.51%.</p>
<p>10. Kecepatan respon Terhadap Komplain</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1064 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/10-kecepatan-300x182.png" alt="" width="363" height="220" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/10-kecepatan-300x182.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/10-kecepatan.png 481w" sizes="(max-width: 363px) 100vw, 363px" /></p>
<p>Kecepatan respon terhadap komplain adalah kecepatan Rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis, lisan atau melalui mass media yang sudah diidentifikasi tingkat risiko dan dampak risiko dengan penetapan grading/ dampak risiko berupa ekstrim (merah), Tinggi (kuning), Rendah (hijau), dan dibuktikan dengan data, dan tindak lanjut atas respon time komplain tersebut sesuai dengan kategorisasi/grading/dampak risiko. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kecepatan respon terhadap komplain di RSI Wonosobo pada bulan Juli-September mencapai 100%.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Publikasi Indikator Mutu Triwulan II 2019</title>
		<link>https://www.rsiwonosobo.com/data-publikasi-indikator-mutu-triwulan-ii-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rsi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 08:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PMKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rsiwonosobo.com/?p=1048</guid>

					<description><![CDATA[1. Kepatuhan Identifikasi Pasien Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%. 2. Emergency Respon Time (Waktu Tanggap Pelayanan Gawatdarurat ≤ [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>1. Kepatuhan Identifikasi Pasien</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1049 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-1-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-1.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%.</p>
<p>2. Emergency Respon Time (Waktu Tanggap Pelayanan Gawatdarurat ≤ 5 menit)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1050 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-emergency-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-emergency-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-emergency.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Emergency Response Time (Waktu tanggap) adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien dilakukan Triage di IGD sampai mendapat pelayanan dokter. Standar waktu tanggap pelayanan gawat darurat adalah ≤5 menit. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu tanggap pelayanan gawat darurat di RSI Wonosobo belum mencapai standar. Bulan April mencapai angka 65% kemudian naik pada bulan Mei menjadi 77.42% dan 81.03% pada bulan Juni.</p>
<p>3. Penundaan Operasi Elektif</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1051 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-penundaan.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang direncanakan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa penundaan operasi elektif di RSI Wonosobo mencapai 0%. Hal ini berarti bahwa tidak terjadi penundaan operasi elektif selama bulan April-Juni tahun 2019.</p>
<p>4. Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1052 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis sebagai DPJP adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari sebelum jam 14.00. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan jam visite dokter selama bulan April-Juni masih di bawah standar nasional. Bulan April angka kepatuhan sebesar 64.80%, kemudian naik pada bulan Mei dan bulan Juni menurun menjadi 64.66%.</p>
<p>5. Waktu Lapor Hasil Tes Kritis laboratorium</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1053 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu-300x180.png" alt="" width="367" height="220" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-waktu.png 481w" sizes="(max-width: 367px) 100vw, 367px" /></p>
<p>Waktu lapor hasil tes kritis laboratorium adalah waktu yang diperlukan untuk memberikan jawaban kepada dokter yang mengirim setelah keluar hasil pemeriksaan dan mulai dibaca oleh Dokter/Analis Laboratorium sampai hasilnya diterima oleh dokter yang mengirim (lisan atau tulisan). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium sudah mencapai standar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium tidak lebih dari 30 menit.</p>
<p>6. Kepatuhan Cuci Tangan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1054 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-1-300x180.png" alt="" width="359" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-1-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-1.png 481w" sizes="(max-width: 359px) 100vw, 359px" /></p>
<p>Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alkohol (handrub) dalam 6 langkah (WHO,2009). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan cuci tangan petugas sudah mencapai standar 80%. Angka kepatuhan cuci tangan pada bulan April mencapai 81.63% kemudian bulan Mei mencapai 81.57% dan bulan Juni sebesar 80.60%.</p>
<p>7. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1055 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="360" height="216" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 360px) 100vw, 360px" /></p>
<p>Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap merupakan upaya-upaya yang digunakan untuk mengurangi insiden pasien jatuh. Disebut patuh apabila melaksanakan seluruh upaya pencegahan jatuh pada pasien yang berisiko sesuai dengan standar. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan petugas dalam upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh belum mencapai 100%. Bulan April pencapaian sebesar 94.80% kemudian bulan Mei sebesar 97.61% dan bulan Juni sebesar 99.16%. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman petugas dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada pasien geriatric dan pasien anak &lt; 3 tahun.</p>
<p>8. Kepuasan Pasien dan Keluarga</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1056 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepuasaan-300x180.png" alt="" width="359" height="215" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepuasaan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kepuasaan.png 481w" sizes="(max-width: 359px) 100vw, 359px" /></p>
<p>Kepuasan adalah pernyataan tentang persepsi pelanggan terhadap jasa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila pelayanan yang diberikan sesuai atau melampaui harapan pelanggan. Hal ini dapat diketahui dengan melakukan survei kepuasan pelanggan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepuasan pasien dan keluarga di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 80%. Angka kepuasan bulan April sebesar 87.22%, bulan Mei mencapai 88.99% dan pada bulan Juni sebesar 84.19%.</p>
<p>9. Kecepatan respon Terhadap Komplain</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1057 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kecepatan-300x180.png" alt="" width="362" height="217" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kecepatan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/9-kecepatan.png 481w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" /></p>
<p>Kecepatan respon terhadap komplain adalah kecepatan Rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis, lisan atau melalui mass media yang sudah diidentifikasi tingkat risiko dan dampak risiko dengan penetapan grading/ dampak risiko berupa ekstrim (merah), Tinggi (kuning), Rendah (hijau), dan dibuktikan dengan data, dan tindak lanjut atas respon time komplain tersebut sesuai dengan kategorisasi/grading/dampak risiko. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kecepatan respon terhadap komplain pada bulan April dan Juni sudah mencapai standar nasional, namun pada bulan Mei turun menjadi 62.50%.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Publikasi Indikator Mutu Triwulan I 2019</title>
		<link>https://www.rsiwonosobo.com/data-publikasi-indikator-mutu-triwulan-i-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[rsi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 07:18:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PMKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.rsiwonosobo.com/?p=1034</guid>

					<description><![CDATA[1. Kepatuhan Identifikasi Pasien Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%. 2. Penundaan Operasi Elektif Penundaan operasi elektif adalah perubahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>1. Kepatuhan Identifikasi Pasien</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1035 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="355" height="213" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/1-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 355px) 100vw, 355px" /></p>
<p>Identifikasi pasien adalah proses pengecekan identitas pasien menggunakan minimal 2 identitas dari 3 identitas yang tercantum pada gelang, label atau bentuk identitas lainnya sebelum memberikan pelayanan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 100%.</p>
<p>2. Penundaan Operasi Elektif</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1036 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-penundaan-300x180.png" alt="" width="356" height="213" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-penundaan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/2-penundaan.png 481w" sizes="(max-width: 356px) 100vw, 356px" /></p>
<p>Penundaan operasi elektif adalah perubahan jadwal operasi yang direncanakan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa penundaan operasi elektif di RSI Wonosobo mencapai 0%. Hal ini berarti bahwa tidak terjadi penundaan operasi elektif selama bulan Januari-Maret tahun 2019.</p>
<p>3. Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1037 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="334" height="200" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/3-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 334px) 100vw, 334px" /></p>
<p>Kepatuhan Jam Visite Dokter Spesialis sebagai DPJP adalah kunjungan dokter spesialis untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari sebelum jam 14.00. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan jam visite dokter selama bulan Januari-Maret masih di bawah standar nasional. Bulan januari angka kepatuhan sebesar 62.25%, kemudian naik pada bulan Februari dan Maret menjadi 63.38% dan 63.57%.</p>
<p>4. Waktu Lapor Hasil Tes Kritis Laboratorium</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1038 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-waktu-300x180.png" alt="" width="327" height="196" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-waktu-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/4-waktu.png 481w" sizes="(max-width: 327px) 100vw, 327px" /></p>
<p>Waktu lapor hasil tes kritis laboratorium adalah waktu yang diperlukan untuk memberikan jawaban kepada dokter yang mengirim setelah keluar hasil pemeriksaan dan mulai dibaca oleh Dokter/Analis Laboratorium sampai hasilnya diterima oleh dokter yang mengirim (lisan atau tulisan). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium sudah mencapai standar 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa waktu lapor hasil tes kritis laboratorium tidak lebih dari 30 menit.</p>
<p>5. Kepatuhan Cuci Tangan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1039 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="327" height="196" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/5-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 327px) 100vw, 327px" /></p>
<p>Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alkohol (handrub) dalam 6 langkah (WHO,2009). Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan cuci tangan petugas sudah mencapai standar 80%. Angka kepatuhan cuci tangan pada bulan Januari mencapai 83.77% kemudian bulan Februari mencapai 83.11% dan bulan Maret sebesar 85.53%.</p>
<p>6. Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1040 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-300x180.png" alt="" width="333" height="200" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/6-kepatuhan.png 481w" sizes="(max-width: 333px) 100vw, 333px" /></p>
<p>Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Cedera Akibat Pasien Jatuh pada pasien Rawat Inap merupakan upaya-upaya yang digunakan untuk mengurangi insiden pasien jatuh. Disebut patuh apabila melaksanakan seluruh upaya pencegahan jatuh pada pasien yang berisiko sesuai dengan standar. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepatuhan petugas dalam upaya pencegahan risiko cedera akibat pasien jatuh belum mencapai 100%. Bulan Januari pencapaian sebesar 99.82% kemudian bulan Februari sebesar 93.24% dan bulan Maret sebesar 98.57%. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman petugas dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada pasien geriatric dan pasien anak &lt; 3 tahun.</p>
<p>7. Kepuasan Pasien dan Keluarga</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1041 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepuasan-300x180.png" alt="" width="327" height="196" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepuasan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/7-kepuasan.png 481w" sizes="(max-width: 327px) 100vw, 327px" /></p>
<p>Kepuasan adalah pernyataan tentang persepsi pelanggan terhadap jasa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS. Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila pelayanan yang diberikan sesuai atau melampaui harapan pelanggan. Hal ini dapat diketahui dengan melakukan survei kepuasan pelanggan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kepuasan pasien dan keluarga di RSI Wonosobo sudah mencapai standar 80%. Angka kepuasan bulan Januari sebesar 86.05%, bulan Februari mencapai 85.99% dan pada bulan Maret sebesar 85.85%.</p>
<p>8. Kecepatan respon Terhadap Komplain</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-1042 aligncenter" src="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kecepatan-300x180.png" alt="" width="335" height="201" srcset="https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kecepatan-300x180.png 300w, https://www.rsiwonosobo.com/wp-content/uploads/2019/10/8-kecepatan.png 481w" sizes="(max-width: 335px) 100vw, 335px" /></p>
<p>Kecepatan respon terhadap komplain adalah kecepatan Rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis, lisan atau melalui mass media yang sudah diidentifikasi tingkat risiko dan dampak risiko dengan penetapan grading/ dampak risiko berupa ekstrim (merah), Tinggi (kuning), Rendah (hijau), dan dibuktikan dengan data, dan tindak lanjut atas respon time komplain tersebut sesuai dengan kategorisasi/grading/dampak risiko. Berdasarkan grafik di atas menunjukkan bahwa kecepatan respon terhadap komplain pada bulan Januari-Maret sudah mencapai standar nasional. Kecepatan respon terhadap komplain pada bulan Januari mencapai 88.89% kemudian bulan Februari sebesar 80% dan bulan Maret mencapai 88.89%.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
